“Belajar dari kasus bersama Wayne Palmer, dari Christian Action”, Suara Edition December Main 2014.

Mas Wayne,

Mei lalu saya ke Lumajang untuk meliput pemakaman Titin, itu tuh BMI Lumajang yang tewas tersapu ombak di Pantai Shek O. Saya ketemu orangtuanya, terus mereka nanya apa mereka bisa dapat asuransi Titin? Saya bingung tidak bisa jawab saat ditanya bagaimana dan kemana harus ambil uang asuransi itu. Almarhumah Titin sudah bekerja 7 tahun di Hong Kong dan tidak pernah bikin KTKLN. Sekitar 2 bulan sebelum meninggal, Titin baru bikin KTKLN lagi di Hong Kong, tapi belum sempat diambil. Apa itu pengaruh ke asuransinya? Orang tuanya pasrah kalau seandainya uang asuransi Titin diambil orang-orang pemerintah, tapi bagaimana sih sebenarnya? BMI itu dapat asuransi apa saja? Kalau kejadian seperti Titin, apa yang harus dilakukan keluarga agar dapat uangnya? Terima kasih sebelumnya loh, Mas Wayne (Tina Weeska)

Kepada Mbak Tina,

Undang-undang Indonesia mengatur prosedur pengajuan klaim asuransi BMI, kelengkapan dokumen, besarnya santunan dan tenggat waktu untuk pembayaran haknya oleh perusahaan asuransi. PT wajib mengikutsertakan BMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri dalam program asuransi yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja. Setiap BMI juga wajib diberikan Kartu Peserta Asuransi. Dengan polis asuransi ini, BMI berhak mendapatkan uang santunan jika diterminit majikan (pemberi kerja) sebelum finish kontrak, gaji yang tidak dibayarkan, mengalami perlakuan kekerasan fisik, psikis atau seksual, menghadapi masalah hukum, dipekerjakan di pemberi kerja yang berbeda dengan kontrak, mengalamai cacat yang diakitbatkan dari kecelakaan pada waktu bekerja, perawatan lanjutan di Indonesia atau karena meninggal dunia.

Dalam kasus Titin, pihak ahli waris berhak mendapat santunan sebesar Rp. 75 juta jika Titin terdaftar dalam program asuransi pada waktu dia menginggal dunia. Cukup dengan mengirimkan 1) surat pengajuan klaim yang ditandatangani oleh ahli waris 2) Kartu Peserta Asuransi 3) fotokopi KTP ahli waris 4) surat keterang¬an asli dari ahli waris yang di tanda tangani kepala desa/kelurahan dan 5) surat keterangan kematian dari rumah sakit atau KJRI. Permohonan pengajuan santunan wajib diajukan selambat-lambatnya 12 bulan terhitung dari hari kejadian dan harus dibayarkan selambat-lambatnya 7 hari kerja setelah seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Sekiranya terjadi penolakan secara lisan, mintalah bukti penolakan yang sah dari pegawai yang bersangkutan untuk mencegah kemungkinan santunannya disalahgunakan oleh pegawai perusahaan asuransi. Jika ditolak, pemohon bisa mengajukan klaim banding.

Oleh karena Titin sudah bekerja selama 7 tahun di Hong Kong, ada kemungkinan kalau dia tidak terdaftar di program asuransi. Seharusnya dia selalu memperpanjang kepesertaan asuransinya setiap 2 tahun agar masih berhak atas klaim santunannya. Perusahaan asuransi wajib memberikan pelayanan tersebut kepada BMI. Christian Action bersedia membantu melengkapi semua dokumen yang diperlukan agar ahli waris Titin bisa mendapatkan haknya. Untuk lebih jelasnya, silahkan datang berkonsultasi ke kantor di 4/F, Lee Kong Commercial Building, No 115 Woosung Street, Jordan.*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s