“Belajar dari kasus bersama Wayne Palmer, dari Christian Action”, SuaraEdition October 2014.

Halo Mas Wayne,

Nama saya Vivi, masuk kerja di Hong Kong akhir 2013 dan kontrak habis 2015. Yang jadi masalah sekarang, majikan saya bayar gaji nggak mau pakai HK$ tapi maunya pakai Rupiah. Padahal saya sudah minta pakai HK$, tapi ditolak terus. Majikan juga selalu bayar pakai 2 kuitansi setiap bulan. Kuitansi pertama ditulisnya HK$ 3920, dan dipegang majikan. Kuitansi kedua ditulis 3920 x 1420 (jadinya Rp.5.566.400), terus dikasih ke saya. Tapi majikan nggak mau naik-naik kursnya, biar sekarang 1 HK$ sudah sampai Rp. 1500. Apa boleh begitu? Tapinya saya nggak mau sampai break kontrak, Mas, dan saya juga nggak mau bermasalah dengan majikan. Apa ada jalan keluar? Terima kasih sebelumnya. (Vivi, Causeway Bay)

Kepada Vivi,

Menjawab pertanyaanmu, menurut hukum Hong Kong, gaji harus dibayar dalam bentuk dolar Hong Kong karena itulah yang disetujui dalam kontrak kerja (warna hijau). Seandainya pemberi kerja (majikan) ingin menggaji atau kamu ingin menerima gaji dalam bentuk mata uang lainnya, maka sebelumnya harus ada persetujuan dari Departemen Labour Hong Kong. Persetujuan dari Departemen Labour Hong Kong ini pun hanya bisa didapatkan jika kedua pihak memang telah setuju (jadi tidak bisa hanya satu pihak semisal pemberi kerja saja yang ingin bayar pakai rupiah). Bahkan jika kedua pihak telah setuju pun, belum tentu Departemen Labour Hong Kong akan memperbolehkannya, dan kontrak kerja dapat dianggap batal jika tidak ada persetujuan ini. Untuk kondisi ini, Vivi dapat menuntut one month notice.

Karena kamu tidak ingin break kontrak karena masalah ini, saya sarankan untuk menunggu sampai kontrak selesai barulah menuntut pemberi kerja ke Departemen Labour Hong Kong. Hukum Hong Kong memperbolehkan buruh migran menuntut mantan pemberi kerjanya sekalipun telah finish kontrak, selambatnya 6 tahun setelah kontrak selesai. Kecuali untuk menuntut severance payment atau pesangon, paling lambat harus dilakukan 3 bulan setelah finish kontrak.

Saya sarankan sekarang Vivi mengumpulkan semua kuitansi gaji yang diberikan pemberi kerja setiap bulannya, untuk bukti menuntut ke Departemen Labour Hong Kong nanti. Tidak apa-apa jika bukti kuitansi yang dipegang Vivi berbeda dengan yang dipegang pemberi kerja karena memang sering ada perbedaan bukti semacam ini. Untuk memperkuat bukti Vivi, sebaiknya Vivi juga mengumpulkan bukti lainnya semisal rekaman bahwa pemberi kerja memang menggaji Vivi dengan rupiah selama ini. Vivi bisa menuntut setelah finish kontrak. Untuk jelasnya, Vivi dapat berkonsultasi ke kantor kami di 4/F, Lee Kong Commercial Building, No. 115, Woosung Street, Jordan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s